Kulihat mulai ada gairah di matanya. “Berarti kamu juga sudah sering nyelinap masuk kesini buat ngintip mereka ” kataku dengan dengan nada suara agak mengintimidasi satpam itu. Bokep SMA Gedung yang cukup besar karena sekaligus menjadi satu dengan tempat percetakan dan penerbitan. Hendra masih sempat mengajaku lunch bersamanya di luar tapi kutolak karena aku memang sedang tidak ingin keluar kantor. Terasa peluh di bagian leherku mengalir hingga ke dadaku. Oh rupanya itu maintenance kantor yang sedang membersihkan jendela dengan menggunakan lift khusus utk membersihkan jendela gedung2 tinggi. ‘ssssshh…aku mendesis dengan penuh perasaan merinding yang nikmat mambayangkan hal itu. Hendra sudah berkeluarga dengan satu orang putra balita. Terasa kini seluruh bagian kakiku dijilatinya dengan penuh nafsu. Status sosial serta posisiku yang jauh lebih tinggi darinya membuat dia sangat menghormatiku hingga dengan mudah terintimidasi olehku.




















