Rupanya mereka berada di sisi yang sama dengan jajaran bilik toilet sehingga aku tidak dapat melihat langsung ke arah mereka. Sekitar satu menit aku memejamkan mataku membiarkan semuanya berlalu sampai benar-benar hilang seiring kembailnya kesadaranku. Bokep Montok …Bip..bip..bip..bip..Ah! Itu bunyi alarm jam-ku!.’Oh Widya kenapa jadi begini!’ Kukenali suara itu… itu suara si peri baik yg biasanya berbisik di telinga kananku. “What a long day pikirku dan sebelum pintu lift tertutup aku sempat berseru pada Bramanto ” Tolong matikan komputer-nya “. “Ah thats enough hen..aku sih mending diam ajalah ..kecuali benar2 ngeliat di depan mata kepala sendiri” Kataku, ingin segera menyudahi pembicaraan ini karena aku merasa bersalah sudah membayangkan Diana melakukan perbuatan itu. Bukan karena cacingan tapi karena kegiatanku yg padat membuat bentuk tubuhku senantiasa terjaga. Setidaknya itu yang ada di pikiranku pada awalnya.




















