Aakuu.. Pantes Dista puas, habis kemaluanmu gede seperti ini” kata Douna memuji.Adik kecilku yang tadi sudah ingin melepaskan diri dari belenggu CD yang membatasinya akhirnya bisa lepas. Film Porno Akakhh..” rintihku.Gerakan maju mundur dibelakang tubuh Douna semakin kencang, semakin cepat dan semakin liar. *****Cerita ini berawal dari perkenalanku dengan seorang ibu rumah tangga, yang entah bagaimana ceitanya ibu rumah tangga tersebut mengetahui nomor cellulerku.Siang itu saat aku sedang menikmati masa istirahatku di kantin, tiba-tiba cellulerku berbunyi.“Hallo, selamat siang Daniel” suara perempuan yang manja terdengar.“Hallo juga, siapa ya ini?” tanyaku serius.“Namaku Douna” kata perempuan tersebut mengenalkan diri.“Maaf, Mbak Douna tahu nomor HP saya darimana?” tanyaku menyelidik.“Oya, aku temannya Dista dan dari dia aku dapat nomor kamu” jelasnya.“Ooo, Mbak Dista” kataku datar.Aku mengingat kembali kisahku sebelumnya yang berjudul Kisah bersama Ibu Muda. Lidahnya yang liar serasa menggeliat mencari lidahku.Lidahku yang sudah mulai terpancing birahi, langsung menyambut keliaran lidah Douna.




















