Diman mulai memaksa menyodominya.“Nghhmmm..! Bokep Montok Warto terus memainkan batang kemaluannya di mulut Rida hingga bersih. Matanya basah, air mata mengalir di pipinya.“Sret!”, Rida tersentak ketika celana dalamnya telah ditarik robek.Menyusul branya ditarik dengan kasar. Jahannaammm…!”, Rida berusaha meronta, tapi tak berdaya.Warto terus melumat mulutnya. Rida pingsan. Tubuh dan wajahnya belepotan cairan sperma, keringat dan air matanya sendiri. Ia tinggal di rumah kos bersama seorang rekan wanitanya, Ita, yang juga bekerja di bank yang sama walaupun pada cabang yang berbeda. Mereka juga bergiliran menyodomi dan memperkosa semua lubang di tubuh Rida bergiliran.Tubuh Rida yang sintal itu basah berbanjir peluh dan sperma. Rida menyepak Diman dengan keras.“Eit, melawan juga si Mbak ini..”, Diman hanya menyeringai.Rida di seret ke meja Head Teller. Ia tinggal di rumah kos bersama seorang rekan wanitanya, Ita, yang juga bekerja di bank yang sama walaupun pada cabang yang berbeda.













