Hatiku pun sakit, sakit sekali. Bokep China Ok, sori gue gak sadar,” jawab Susan terengah-engah, jelas Ia sudah mabuk. Gila, bercinta dengan tokoh kartun, pikir Nick geli.Kursi boss kosong, tapi Ia tahu itu bukan berarti Ken tidak ada di kantornya. Mukanya terasa panas, jantung dan pelipisnya berdenyut keras, mulutnya terasa kering, pandangannya mengabur.Lampu spot-light warna warni dan lightning berpendaran membuat gerakan di sekelilingnya bagai film yang diputar dalam adegan lambat. Ia berpikir apakah terlalu kejam untuk meminta Susan tetap menjadi temannya, setelah apa yang Ia perbuat malam ini.“Gue pergi Sue,” Nick akhirnya berkata. Temannya itu memang terobsesi oleh Rinoa. Bahkan ajakan makan siang dari Ken dan teriakan Jim yang mengumumkan kalau dia akan pulang hanya dijawab dengan angukan tak perduli.Ken tahu, kalau temannya itu sedang sibuk bekerja seperti itu, jangankan tidak makan siang, bahkan dua hari tidak makan pun Nick sanggup.




















