Aku yakin tadi dia belum sampai orgasme. Kenapa?” jawabku. Bokep Tante Alia memang berbeda. Tangan kananku yang ada di bahunya perlahan bergeser turun. Payudaranya kuremas. Boss tak pernah bertatap muka langsung dengan staff-nya merupakan hal yang biasa. Keringat kami lebih banyak keluar, mungkin karena main di siang hari walaupun AC kamar cukup dingin. Tak ada gerakan perlawanan. Hatiku bersorak. Sementara? Tentu saja tanganku tak puas hanya merasakan kekenyalan dadanya dari luar, ingin menyentuh kulitnya langsung. “Loe pakai spiral?”
“Engga ih, kayak ibu-ibu aja.”
“Lalu?”
“Sejak pertama gue ama pacar selalu keluar di dalam, engga ada efek.”
“Pacar loe mandul, kali?” Kalau benar, wah, dia bisa hamil nih. Gue emang lebih suka ngeliat cewek pakai rok dibanding pake celana panjang, apalagi..”
“Apalagi apa?”
“Kalo nggak pakai apa-apa.”
“Huh, dasar.”
“Sorry.”
Aku khawatir kalau dia tak suka gurauanku yang menjurus ini.




















