“Nih pelet nih… Weee…” sambil kujulurkan lidahku, mataku juga ikut kiyer-kiyer (pokoknya jelek habis deh tampangku waktu itu). Lala pun langsung menggigit bahuku dan menancapkan kuku-kukunya di punggungku sambil mempererat pelukannya ke tubuhku. Bokep Mom Kepalaku makin masuk sampai bibirku bersentuhan dengan bibir liangnya Lala. “Yan, ini kakaknya Lala terus ini temen-temennya…” Lala mengenali kakak perempuannya lalu gantian dengan teman-teman kakaknya. Kepalaku makin masuk sampai bibirku bersentuhan dengan bibir liangnya Lala. (gimana yang punya Escudo sudah ingat?) buat hiburan kali yaa..?” aku sama Lala senyum-senyum sampai ketawa lepas deh (meski dipaksakan, kan masih lemes).Kita jalan sambil pelukan. Aaah! Gila! Dan mas penjaga tadi mungkin akan tahu deh apa yang sebenarnya terjadi waktu itu kalau dia baca juga tulisanku ini). terus Sayaaang.. Lala kelihatan sewot juga sih aku main tabrak lari seperti itu.




















