Sesekali Reva bergoyang memutar mencari sendiri sensasi yang sudah terlanjur membuatnya ..” Ooooouugghhh .. Sampai akhirnya Sigmund teringat pada sebuah permen yang di ciptakannya sendiri, sebuah permen yang jika di makan akan membuat si pemakannya memiliki kemampuan berbicara dan mengerti bahasa yang di inginkannya.” tenang .. Bokeb ”” cepetannnn laagiii … laagiiiiiii … lagiiiiii .. Sigmund makin gila, sambil terus mengocokan benda jahanamnya, ia mendorong paha sebelah kiri Reva sedangkan lengan kirinya membuka lebar paha mulus Reva yang satunya lagi, sehingga selangkangan Reva benar-benar melebar dan sedikit terangkat karena Sigmund mendorong kuat paha mulus tsb.” aaaaaaaghhhh … aaaaghh . hanya Sigmund dan famili-nya yang tahu ..Setelah beberapa saat mengajak Reva mengitari bumi sambil menjelaskan maksud penculikannya, Sigmund kembali membawa Reva ke rumahnyaMati-matian Sigmund membujuk Reva agar mau membantunya membuat alat bantu sex, hingga akhirnya si cantik pun mengabulkan permintaan Sigmund lantaran ga tega melihat mimik wajah Sigmund




















