“Syarat apa tuh, Bim”? Bokep Japan Makanan sudah mbok siapkan di meja makan” kata mbok Rusti.Lega juga akhirnya ternyata mbok Rusti mengira aku Bimo“Baik mbok, makasih,”Belum sempat aku membuka sepatu, Farhan keponakanku, anak Bimo satu-satunya langsung menarik tanganku.“Pa temenin Farhan maen bola ya.. kurasakan tangan yang dulu begitu halus kini telah berubah sedemikian kasar, dan kurus, pastilah karena kerja kerasnya di rumah selama ini.Kucium tangan suci ini, bagiku ini adalah tangan suci kedua setelah ibuku. Di usianya yang masih 10 tahun, sudah terlihat wajahnya mengadopsi wajahku. Heny ingin lebih fokus dalam merawat dan mendidik anak-anak kami.Aku tak mempermasalahkan alasannya. Aku tidak kuat” kataku pada Bimo. Kok kuperhatikan akhir-akhir ini mas banyak diam”
“Iya, ngggak apa-apa kok,”“Syukurlah kalau begitu mas” Yuni ikut naik ke ranjang sambil menyelimuti tubuhku dengan selimut yang lembut dan wangi.




















