Dita yang nyadar langsung mundur sambil nyilangin tangannya di dada. Bokep Tobrut Kucabut kontolku kuminta Dita untuk nungging. Bunyi pintu dibanting mengagetkan kami (aku dan istriku yang sedang bertempur) di sore yang tenang .“Huuh…ganggu orang aja…”! kataku kesal.“Paling si Dita pah…!” sahut istriku sambil memakai daster. “Gimana Dit..enak ga?kamu belom pernah diisep kayak tadi yah?”tanyaku. “Hallo…dimana mas?”Tanya Dita“Masih di tol Jagorawi arah pulang baru nyampe Cibubur, knapa?” tanyaku. Kami adalah keluarga besar, semenjak menikahi istriku 2 tahun yang lalu aku memang numpang dirumah mertua. Aku sih oke-oke aja selama Maya puas dan akupun puas. Sedikit gambaran mengenai Dita: 165cm, 55kg, cup 34B, putih, rambut panjang bergelombang. “Jangan nguping ya..apalagi ngintip!” kataku ke Dita. Maklum sama-sama sibuk kerja dan ngejar karir.“Ada apa Dit?”, “Ribut lagi sama Robby (tunangan Dita)?” Tanya istriku. “knapa mas ngelirik terus?xixixi …ada yang bangun tuh!” kata Dita sabil cekikikan.Sampe rumah aku langsung mandi ganti baju




















