“Sssrrr… sshh..! Sorry nggak sengaja. Bokep Cina “Hggghhh… Pppff.. hhgg..!” katanya jengkel sambil tangannya menggapai pantatkumemaksa untuk lebih dalam lagi penisku menjelajah vaginanya.“Chiiiee.. ngapain masuukk euuyy??”sewot juga liatin si Lisbeth cengar-cengir di pintu.”Udah diem kamu!stooop doong ketawanya!” sambil aku gendong Irene ke markas anakHIMAPALA (lumayan deket kok markasnya cuman di belakang kelasaja).Habis melihat Irene yang langsung ketiduran dalam pelukanku dilantai markas anak HIMA, aku merebahkan tubuhnya, kupakai tasku buatbantalan kepalanya. Denganmata sayu terpejam, mulut setengah menganga, tangan mengangkat rokhitamnya dan satunya memegangi kepalaku, sambil paha terkangkang lebardi bahuku memberikan kemaluannya yang terkuak bebas untukku.“Yaaan..?” Irene merunduk langsung menyambar bibirku. Irenehanya tersenyum kecil sambil menyandarkan kepalanya ke dadaku dantangannya memegan si ‘bandot’ yang masih saja menuntut apa yang belumdia dapat. “You’re mine now.. “Irene..?” sempat heran juga ketika kutanya soal vaginanya.




















