Kamu juga suka, kan?” Juragan berusaha ngajak bicara. Juragan sering nyuruh saya coba hal-hal baru. Bokep Jepang Aduhhh biyung. Juragan tiba-tiba mau mengambil lagi uang itu.“Kalau nggak mau ya sudah,” katanya dengan nada kurang senang.Tapi saya tahan uang itu dengan tangan saya, lalu saya ngangguk. Sebagai anak petani yang sering main di luar sejak kecil, kulit saya jadi agak gelap terbakar matahari. Dan saya pun jadi makin akrab dengan mereka semua.Saya seperti nyimpan semua rahasia mereka. Tapi apakah itu benar atau nggak, saya nggak mau tahu, biarlah itu jadi rahasia Simbok. Hari itu saya berangkat ngamen, berusaha cari uang buat hidup.Sialnya, hari itu pasar agak sepi, dan sesudah dua jam saya baru dapat Rp5000 sesudah menari di pangkalan ojek. Sempit banget!”Perawan? Sudah banyak orang di Pasar yang merasakan badan saya: kuli, pedagang, preman, petugas, tukang ojek, supir dan lain sebagainya. Syukuuur…” kata Juragan sewaktu melihat saya siuman.Juragan menangis.




















