Tampaknya aku terlalu banyak membawa barang tak berguna. Bokep China cukup berat sekali, pikirku. Kata Reni. Boleh tu.. Kulihat kerumunan demi kerumunan melintas memasuki gerbang pendakian. Kataku sambil merogoh isi tasku yang berantakan. Ia mengecup bibirku dan tersenyum. Seburuk apapun keadaan yang menimpaku aku tidak akan menyesal, aku percaya satu hal. emank rela dipeluk-peluk? Ketauan ya. candanya. candanya. ayo kapan tanyaku. Syukurlah tol sepi. ehhh itu belum selesai.. Tomi. Aku mengurus ijin pendakian. Ransel itu tingginya kira-kira separuh tinggiku yang kini telah mencapai 178cm. Aku tak kuasa menahan nafsu untuk segera menjilat puting susunya. Air hujan yang terus mengguyur kami akan segera mematikan api itu sebelum membesar. Ia kembali mencium bibirku. Ciuman dibibir kami mulai dipenuhi nafsu. Ia mendekap erat kepalaku, ciumannya kini semakin liar. Kusiapkan juga sebatang kayu untuk menghalaunya jika ular sampai lolos dari taburan garam itu.




















