Perlahan tapi pasti aku seperti ter-sugesti oleh semua yang kualami hari ini. Bokep Family Bagiku itu tandanya Bramanto sudah mulai menduga arah pembicaraanku. Gerakan itu sengaja aku lakukan dengan agak demonstratif. Sebenarnya aku masih ingin ngobrol banyak sama Hendra tapi karena ada Bramanto si satpam aku jelas harus tetap menjaga image-ku sebagai atasan juga image Diana dan Nina di depan satpam itu seburuk apapun keadaan mereka dimata kita sekarang.Kita bertiga segera beranjak keluar dari situ. Sempat dia berusaha menarik celana dalamku agar turut terlepas turun namun dengan lembut aku memberi isyarat agar dia tidak melakukan itu. Dalam posisi ‘in charge’ seperti ini, rasa percaya diriku makin tinggi hingga aku mulai memperlakukannya sebagai obyek dari hasratku. Ibu masih lama disini?” suaranya datar dan sopan.Aku hendak menjawab tapi dia kembali melanjutkan kalimatnya,
“Aku sekalian mau pamit pulang..




















