Terdengar orang itu keluar lagi. Perlahan pula aku menurunkan rok pendeknya. Bokep Montok Masukin Mas .. Ibu ini menderita radang tenggorokan.“Maaf Bu ya ..”, kataku sambil mulai memencet-mencet dan mengetok perutnya. Aku turun dari pembaringan, langsung mencopoti pakaianku, seluruhnya. Lalu, perlahan dia merebahkan tubuhnya sambil memelukku. Aku makin deg-degan. Hhmmm .. “Uuuuuhhhhhh .. Kalau kuteruskan, ada kemungkinan aku tak bisa menahan diri lagi, keterusan dan ,,,, melanggar sumpah dokter yang selama ini kujunjung tinggi. “Kapan-kapan ke rumahku ya, kita main di sana ..”, katanya sebelum pergi. Entah dia merasakan getaran jari-jariku atau engga. Aku sudah biasa sebenarnya melihat dada wanita. Ah engga, bisa-bisa aku dituduh pelecehan seksual. “Kagum apa Dok?”. Tapi masa aku melayani permintaan aneh pasienku? Tak bisa diteruskan nih, reputasiku yang baik selama ini bisa hancur.




















