Saya pikir sudah berakhir derita saya, karena biji sudah tidak karuan rasanya.Seketika Anna meminta, bolehkah kalau dia meminta foto tambahan, karena sudah terlanjur disana, saya tidak mungkin menolak. Bokep Jilbab/Hijab Anna pun meminta bantuan saya untuk memotretnya dan saya dengan percaya diri mengiyakan demi mendukung kebohongan saya, yang saya pikir dia hanya basa basi saja. Anna menanyakan apakah saya masih mau membantunya membuat portfolio dan saya terpaksa mengiyakan, lalu kami membuat janji temu. Pesta pun berakhir dan kami pulang seperti tidak terjadi apa2.Beberapa hari kemudian, saya mendapat telpon dari nomor tak dikenal, saat saya jawab ternyata Anna yang menelpon saya dan mengaku mencari saya melalui temannya, tuan rumah, dan teman saya yang mengajak ke pesta. Saat berbincang, Anna menjelaskan bahwa dia hadir dalam pesta tersebut pun atas ajakan temannya yang sudah lebih dulu menjadi seorang model, jadi kami berada dalam situasi yang sama dimana kami tidak kenal siapa2




















