Dengan ganas aku menyedot-nyedot puting payudaranya yang kini mengeras dan membengkak. Ketika aku sedang membereskan tas sekolahku di dalam kamar, Tante Ning masuk. Bokeb Selama di Jakarta, dia tinggal di rumah kami. Tapi yang jelas dia kesepian selama tinggal di Jakarta. Dia kursus sore hari dan pulangnya sudah agak malam, sekitar jam 8. Aku belum pernah merasakan surga dunia senikmat itu, maka aku tidak tahan. Obrolan di telepon membuat pikiranku bertambah jorok. Aku menelentang pasrah.“A..a..aku… tttakut, Tante…,” kataku ketika kurasakan Tante Ning mulai menyusup-nyusupkan batang penisku ke dalam lubang vaginanya yang basah. “Tante mau kasih kado spesial buat kamu.” Aku jadi deg-degan. Benar-benat lezat. Obrolan di telepon membuat pikiranku bertambah jorok. Aku menelentang saja sembari meremas-remas toket montoknya yang bergelantungan terkontal-kantil. Aku meminta maaf dan berusaha membujuk. Dia bilang, seharusnya sweet seventeen dirayakan secara khusus. Dia mengajariku cara-cara memainkan mulut dan lidah.




















