Dan Rosa tampak mengerang kesakitan sambil menggeliatkan tubuhnya.Arghh.. Bokep Korea seruku memelas sambil berusaha menutupi tubuh bagian atasku, saat itu aku sudah merasa sangat malu dan tdk lagi berminat untuk meneruskan taruhan itu.Nggak bisa..! Toloong..! eemmhhh. Kita batalkan saja taruhannya..! Lepaskan.. jawabku dengan nada bingung, sebenarnya aku mulai tertarik untuk memenuhi tantangan mereka, dengan harapan aku bisa memenangkan seluruh game, lagipula aku benar benar membutuhkan uang tersebut.Sudahlah.! tambah temannya sambil melambaikan tangannya ke arahku.Aku tertegun sejenak sambil menatap bengong ke arah mereka. Saat itu sudah hampir jam sepuluh malam, tidak biasanya Rosa berani keluar malam-malam, pikirku heran.Gua abis dari mall di depan, ngecek ATM, siapa tahu kiriman gua udah sampai, buat nalangin bayaran elu, tapi ternyata belum sampai.. Toloong..! Bersamaan dengan itu kurasakan sesuatu mendesak masuk ke dalam liang kemaluanku.Rupanya saat itu laki-laki yang berada di atas tubuhku, sudah akan memperkosaku.




















