Dengan wajah yang sayu dan lembut, Karen berkata, “Kak Ditto, Karen sayang banget ama kak Ditto.”. Kemudian Karen menyalakan music dari iTunes di Apple computer-ku. Bokep “Bukan kak Ditto, yang tadi itu gila geli banget. Tapi untung-nya Karen bisa getting along dengan aku, dan dia suka cerita-cerita tentang sehari-harinya di tempat kuliah atau di mana saja. Sungguh alat yang unik. Boleh kan?!”, kata-nya memohon. Tiba-tiba Karen memecahkan keheningan itu sambil berkata, “Kak Ditto enjoy ngga liat Karen yang sedang terlanjang?”. Tanpa basa-basi lagi, kutarik celana tidur-nya dan kulempar ke sebelah ranjang-ku. Tapi yang pasti dijamin enak deh.”, kata Karen meyakinkan. Aku lebih banyak menghabiskan waktu-ku dengan merokok. Geli-nya bikin mules.”, pinta-nya kepada-ku. “Sup apa yah? Karen bilang kalo dia banyak belanja buah-buahan segar dan juga untuk weekends. Saat itu aku benar-benar terkejut, ketika aku melihat Karen sedang mandi dan terlanjang bulat di bawah deras-nya pancuran air shower.




















