Aku cuma diam saja. Bokep Indo Terbaru Ketika aku sedang mencari cari liquor kesukaanku, Hp ku pun berbunyi lagi. Rei tau itu. Aku pun menjerit menahan sakit yang luar biasa itu. Aku merasa kalo tiap kali dia mendorong pantatnya, kepala kontolnya menyentuh dinding rahimku. Tanganku mulai membuka resletingnya dan ku keluarkan penis dia yang terbilang besar itu. Aku memang pandai sekali memberi Deep Throat. Aku yang tidak punya pilihan lain hanya mengangguk menurut. Tamat Aku hanya memejamkan mata ketika aku merasakan kontol lain menerobos dinding vaginaku. Ternyata benar, aku tidak tau apa nama kartuku tetapi meraka ngomong kalo aku kalah. “Hehehehehe, terangsang ya Thia?” tanya si Rei dengan santainya. Belum sempat aku menjawab telpon apartement Rei berbunyi. “OK deh. Aku yang melihat itu hanya menggelengkan kepala dengan jijik.




















