Jeanne masih tidur di dekapanku. Kulihat Jeanne sibuk menyiapkan makanan dan menata meja makan. Bokep Montok Aku mencoba beberapa kali. It’ll be a moment and not too long.”
“Okay…”
Aku berjalan menuju baby grand piano yang ada di sudut ruangan. Kuarahkan batang kelelakianku ke arah gerbang kewanitaan Yo. Setelah berkenalan, aku sering menelepon dia. Aku berprinsip untuk tidak “melukai” diriku sendiri. I want to continue my sleep,” kata Jeanne, dan dia memelukku semakin erat. Aku mencoba beberapa kali. Begitu aku mendengar kabar ini dan aku sadar dari rasa terkejutku, aku segera berangkat ke Jakarta dengan motorku dan kularikan motorku dengan kecepatan sangat tinggi. Dia adalah seorang koruptor dan tukang main perempuan! Kuarahkan batang kelelakianku ke arah gerbang kewanitaan Yo. Maafkan aku Yo, kataku dalam hati. Dan yang membuatku semakin menyesal adalah aku tidak sempat melihat jenazahnya, karena telah dikuburkan di sebuah pemakaman umum di Jakarta.




















