Saya sampai nggak bisa ngomong, cuma bisa ndesah dan njerit nggak karuan.Saya berusaha minta Juragan jangan kencang-kencang, tapi beliau tidak mendengarkan. Bokep Family Kami sama-sama nggak sadar hidup di Ibukota begitu beratnya. Tapi…kok saya merasa nikmat, ya? Itu jadi kenangan penting buat kami, waktu Juragan didatangi seorang penari jalanan. Di bawah, di depan toko mulai ramai. Makin hari saya makin larut dalam kehidupan sebagai penari yang juga jualan badan. Semüa orang di dalamnya mesti berjüang dan berkorban biar tidak tersingkir, dan tidak semüa jalan yang bisa dilalüi itü terang-benderang…Izinkan saya menceritakan kisah hidüp saya. Untuk pertama kalinya ada orang yang menebar benihnya di dalam badan saya.“Hiyahh…” erang saya.Badan saya condong ke depan, kedua tangan saya bertumpu ke dada Juragan, kepala saya mendongak, menganga sambil memekik.




















