Rasa geli yang nikmat ia rasakan setiap gerakan lembut tangan Ayu beraksi naik turun.“Eeemmmhhh…enak Mbak…!” erang Faried.Entah berapa lama ia menikmati permainan tangan Ayu. Ayu agak tertegun, tapi tidak menolak.“Mbak…jaga diri di sana ya” kata Faried singkat.Ayu tersenyum, “Ya…makasih, Abang juga, semoga dapat jodoh yang baik” balasnya.Tiba-tiba Ayu melepaskan tangan sopir taksi itu lalu berdiri kemudian menuju kamarnya.“Tunggu bentar ya Bang!” katanya sambil tersenyum penuh arti, ia lalu mengambil remote TV di meja ruang tamu dan menyalakan TV di depan mereka, “nonton aja dulu ya sambil nunggu!” lalu ia masuk ke kamarnya.Di ruang tamu, Faried mendengar sayup-sayup suara air yang mengucur deras dari dalam kamar itu. Bokep China Begitu pula sebaliknya. Diletakkannya tubuh telanjang Ayu perlahan di tempat tidurnya. Ayu memeluk Faried dari belakang dan membantu mencuci batang itu. Mereka pun akhirnya berpisah setelah ngobrol basa-basi sebentar.“Ayo Pa, kalau telat, nanti kasian Lina nunggu sendirian di sekolah, udah











