kali aja butuh apa-apa” Sahut Kevin sopan, membuatku terharu… Lumayan ngobrol dengan Kevin, penderitaanku agak berkurang…
” vin, kamu bisa mijit ga..? Bokeb dan entah apa yang terjadi, karena pada saat itu orgasmekupun meletus dahsyat…Entah berapa lama suasana hening, hanya suara nafas kami terengah-engah yg terdengar…. ooohhh… gilaaa… ngga tahaann… kupegang kedua tangan Kevin, tangan kiriku memegang tangan kirinya dan tangan kananku memegang tangan kanannya kutarik kedepan melingkari tubuhku dan kutangkupkan di buah dadaku…
” Eehh… tante…?” bisik Kevin bingung dari belakang tubuhku
” vin… tolong remasi tete’ tante…” desisku resah… merasakan sentuhan tangan lelaki pada buah dadaku yg tengah mengencang…. Gilaaa… kenapa justru sekarang wajah bocah itu yang terbayang-bayang di malam dingin ini… iiihhh… birahiku meletup- letup gila… ampuuunn… sekarang bocah itu ada dilantai atas… tunggu apa lagi..???










