Sudah empat hari Ibu mertuaku pergi dengan teman-temannya acara jalan-jalan dengan koperasi Ibu-Ibu di daerah itu. Sambil kututup pintu kamar kubilang “Mana.. Bokep Arab aku nggak tahan lagi Bu..” jelasku. Kapan sampainya Bu?” tanyaku lagi sambil masuk kamar. Aku kembali diam tertegun menatap keseluruhan bentuk tubuh Ibu mertuaku. Cumakan..?” tanyaku lagi. Burungku mulai naik pelan-pelan melihat suasana yang seperti itu.“Eh, belum diapa-apain sudah berdiri?” kata Ibu mertuaku sambil nyubit kecil di burungku.Aku mengisut malu-malu diperlakukan seperti itu. Dod.. “Emang ngeliat siapa disana sampai begini?” tanyaku. masuk sudah seluruh batangku ditelan vagina Ibu mertuaku. Kuambil sabun dan kugosok badanku dengan sabun mandi. Aku telat bangun, kulihat istriku sudah tidak ada.Langsung aku berlari ke kamar mandi, selesai mandi sambil mengeringkan rambut yang basah aku berjalan pelan dan tanpa sengaja kulihat Ibu mertuaku berganti baju di kamarnya tanpa menutup pintu kamar.




















