kataku kesal.“Paling si Dita pah…!” sahut istriku sambil memakai daster. Pulangnya dijalan tol HP ku bunyi, kulihat dari Dita. Bokep Family Tak henti-henti erangan dan desahan keluar dari mulutnya.“Ooh…aakkh…maaaassh…aww..”eranganya yang bikin aku makin semangat. “Dimana mah?”di sini?”tanyaku. “Mau kemana Mbak?”tanya Dita
“Konsinyasi 2 hari di Cipanas!”sahut Maya. Ohh god, aku diem ga bisa ngomong. “Kapan mah?”kataku balik nanya.“Selasa pagi berangkat trus pulangnya Rabu pagi. Kami adalah keluarga besar, semenjak menikahi istriku 2 tahun yang lalu aku memang numpang dirumah mertua. “Aaakkhh…maaaas….aaaakkh…geliiii..aduuuuh maaass…masuuukiiin maaassshh..”desahnya. Maklum sama-sama sibuk kerja dan ngejar karir.“Ada apa Dit?”, “Ribut lagi sama Robby (tunangan Dita)?” Tanya istriku. Bangun!” kataku. Sedangkan ayah mertuaku sudah meninggal setahun yang lalu.




















