Masih ingatkah peristiwa 20 tahun yang lalu ketika kita belajar bersama di rumahku, lalu kita..” belum ia sempat selesai mengingatkanku, aku tiba-tiba mengingatnya peristiwa yang dimaksud.“Oh yah, aku hampir lupa. Bokep Colmek Entah karena sedih atau bahagia, tapi yang jelas air mata itu terasa hangat. Itulah yang mendorongku ke sini Kak” ceritanya panjang lebar sambil meneteskan airmata di pangkuanku. Hingga akhirnya seorang lelaki seusiamu melamarku lalu aku terima menjadi suamiku. Kapan kamu berumah tangga dan apa memang kamu kurang harmonis?” tanyaku padanya.“Itulah Kak nasib buruk yang menimpaku. Istri nampaknya sudah tidak ada rasa cemburu dan curiga lagi setelah aku jelaskan tadi.“Kang, jangan terlalu larut malam pulangnya yah” pinta istriku ketika aku mulai stater motor vespaku.“Namanya saja teman yang lama sekali tidak ketemu, tentu banyak hal yang kami bicarakan, apalagi soal bisnis tawarannya itu.




















