Tapi di ranjang jelas ada masalah. Mobilku kutinggalkan disana. Bokeb udah maleem.. Si “ujang” telah berada di dalam mulut Ami, tengah disedot dan dimainkan dengan lidahnya. Ami berbaring di sisiku. Beda kasusnya ama loe!”Aku diam saja. Akhirnya Ami menghentikan pijatan spesialnya. Disana kami berpisah, dan aku kembali ke rumah dengan mobilku. Tidak lama kemudian Ami memanggilku dari balik pintu kamar tersebut. Emangnya Naya kenapa?”Aku menghela nafas. Ami berbaring di sisiku. Sebenarnya aku belum makan malam. Ternyata setelah kami diperkenalkan, wanita itu adalah adik sepupu Ami. Sekitar sepuluh menit aku menunggu sebelum akhirnya telepon genggamku berdering. “Aaahh.. Beda kasusnya ama loe!”Aku diam saja. Aaahh.. Setelahbertemu, Ami langsung mengajakku naik ke mobilnya. Akhirnya kuputuskan untuk mengeluarkan uneg-unegku.“Mi.. Aku hanya manggut-manggut saja. Hehehe..Esoknya saat jam istirahat kantor, aku makan siang di Citraland Mall. Nanti Naya bingung lho!”Aku jadi tersadar.




















