Aku tersenyum, menyambutnya di hari yg baru.“Met pagi, tuan…”
“Met pagi…”
“Sarapan?”
“Ehm… ada kamu kan?”
“Kok ada saya?”
“Iya, saya mau sarapan kamu”
“Hihihi…. Saya mengerti kalau nanti Kakak harus pergi. Video bokep Pegang selangkangan… oh sial. Keluar lagi. Kami hanya berdua saja di sana, di ruang keluarga. Aku tersenyum, menyambutnya di hari yg baru.“Met pagi, tuan…”
“Met pagi…”
“Sarapan?”
“Ehm… ada kamu kan?”
“Kok ada saya?”
“Iya, saya mau sarapan kamu”
“Hihihi…. Tubuhku terbaring. “Ini… maafkan aku. Kak Edo mencabut penisnya dari vaginaku. Walaupun mungkin nanti aku akan menjadi sedih. Jadi pagi-pagi dihabiskan dengan mencuci celana dalam, daster, dan seprai. Baru saja menggagahiku… aku mau digagahi. Aku merasa… sakit. Bagaimana bisa baru pertama, kalau kemarin sudah sehebat itu?“Tdk pernah. Kulihat tuanku sudah mengeluarkan penisnya, tegak mengacung.Tanpa perintah kata-kata, aku tahu itu adalah tanda. Mungkin seharusnya… aku tdk berbuat itu terhadapmu.”
“Berbuat apa?”
“Kemarin, kita… seks. Jadi budak sexmu pun… saya bahagia…”
“Huusssss….




















