Kuayun pinggulku dgn ritme pelan sambil sesekali memberi sentakan.Sensasi memberi dan menerima kembali istriku rasakan. Bokep Jilbab/Hijab “oke deh,mas”,kata Nakim sambil manggut2. “iya,mbak..”,jwb Nakim agak tersendat. Matanya melirik sebentar kepadaku.Kubalas lirikannya dgn satu kedipan mata.Kulihat istriku pelan meminum teh manis buatan Nakim yg masih agak panas. Dgn pelan, tangannya pun mulai terulur kearah belahan dada istriku, kuturunkan jemariku membiarkan Nakim bermain di dada istriku. Merasakan gelagat itu,istriku sempat membuka matanya dan menatap ku tajam, tp ku tak terlalu menghiraukan, dgn lembut kubelai rambut istriku dan menempelkan ujung penisku dibibirnya.Lumatan Nakim yg liar membuyarkan tatapan istriku, gejolak nafsu kembali melanda, dgn menoleh ke kiri,diraihlah penisku masuk ke mulutnya.Kepala dan pinggul istriku terjebak dalam sensasi nikmatnya memberi dan menerima. “ga apa2,kim..mas juga dulu gitu”,ujarku santai.Nakim pun tersenyum lagi dan mengangguk pelan. “ga apa2, udah gede, biar tahu caranya”,sahutku dgn nada dewasa.Nakim mengangguk pelan.




















