“Ratna” jawabku. Bokeb Ratna menggangguk sambil masuk keddalam lagi. Banyak pekerjaan terbengkalai, karena pembantu dirumah tidak ada, hanya mengandalkan 3 pembantu lagi yang harus mondar-mandir ngurusin rumah-kos kosan. “ Kamu, jangan bilang ke ibu. ”Eh, ayo masuk-masuk, ” aku beranjak menghampiri mereka.”Bi..tolong buatin minum, ada tamu” aku minta tolong ke pembantuku. Dan kami simpan rahasia kami didepan keluarga. Baru kali ini aku memperhalikan si Ratna, ternyata di tubuhnya ada beberapa tatto.”Wuih sangar juga pembantu lo…”ujar Fery yang juga memperhatikan. Setelah seminggu Ratna pembantu baruku mengurusi rumah, orangnya lumayan rajin , sopan dan lumayan hitam manis. Putu istriku aja kadang menolak untuk cium penisku. Adit tampaknya masih asik sibuk mengambil foto kami, kusuruh dia pakai kameraku, karena pencahayaannya lebih baik.Hampir 15 menit kami bercumbu, saatnya aku memulai acara utama dengan pembantuku yang sexy.










