Di cafe itu aku dapat melihat kalau Naya keluar dari kantornya.Dari balik kaca aku melihantnya setelah setengah jam aku menunggu, kulihat Naya bergegas masuk kedalam cafe tersebut. Bahkan terkadang setiap weekend aku pergi ke rumahnya, dan bukan hanya itu saja sudah banyak waktu yang aku korbankan untuknya.Begitupun hal seperti cerita dewasa yang sudah sering kami lakukan. Bokep China Dan dengan lahapnya dia masukkan penisku kedalam mulutnya, dia kulum dan di lumatnya penisku. Langsung saja aku mengahmpiri dan berkata” Sudah lama nunggunya… ” Diapun menjawab singkat” Baru saja… ” Katanya sambil menunduk, mungkin dia tidak berani memandang wajahku.Di sana aku melihat wajah Sofi yang semakin kurus saja.Mungkin karena rasa simpatiku itu, aku menurut saja ketika dia bilang dia mau ke rumahku.Sebenarnya aku sudah mempunyai sebuah rumah minimalis yang aku hasilkan sendiri dari hasil pekerjaanku. Kemudian aku terkulai dan lunglai di sampingnya.Dengan penuh mesra Sofi memeluk tubuhku, malam itu dia




















