Atau sekalian saja salah seorang direksi perusahaan? Bokep Jilbab/Hijab Pak Ramses membuka paksa baju kerja Umi. Umi menahan sakit sekaligus malu sambil mengerang-erang setelah tiap tamparan, pantatnya terasa nyeri dan panas. Dan pernah juga dia dihardik Pak Ramses hanya karena dia bekerja sambil ngobrol.“Malam Pak Ramses,” sapa Umi sambil menghindar.“Malam,” balas Pak Ramses tanpa ekspresi, sambil berjalan melindas kumpulan kotoran yang disapu Umi.Sepertinya Pak Ramses bukan keluar untuk pulang, dia tidak membawa tas dan lampu ruang kantornya menyala. Mungkin Mas Lesmana di bagian IT yang guantengnya minta ampun. Dasar ganjen.” Umi hanya menanggapi dengan cibiran yang tidak terlihat oleh bosnya.“Kalau udah selesai, jangan lupa dikunci, ya! “Dandan mulu. Ah, sungguh nikmat mendengar r,,,, Rasain tuh!”Puas sekali kelihatannya Pak Ramses ketika ciprat demi ciprat maninya mendarat di muka Umi, membuat noda-noda putih di pipi, kelopak mata, dan bibir Umi.




















