Entah darimana dia disambar keponakanku. Bokep SMA “Kamu naik becak atau ojek saja, sudah malam.”“Terimakasih Om.”“Nanti kalau ibumu nanya katakan ada teman sekolahmu perempuan yang mengajakmu ke tempat kakaknya di Bogor.”“Iya Om.”***Entah kenapa sejak itu aku rindu untuk bertemu lagi dengan dia. Di apartemenku di New York-pun aku biasa mengurus keperluanku sendiri. Tampaknya perihnya sudah hilang digantikan oleh birahi naluri hewannya.“Maunya iya, tapi ndak bakalan dapat.” Dan kini dia melingkarkan kedua tangannya di leherku dan mulut kami saling melumat lagi. Entah darimana dia disambar keponakanku. Saya akan mengambil perawanmu setelah aku punya sepuluh juta.”Kutarik dia dari kursi dan kubimbing ke garasi. Koran-koran sedang ribut memberitakan dokter aborsi gelap yang ditahan polisi karena pasiennya meninggal. Aku hanya sedang mengendalikan situasi dengan kepala dingin kalau tidak ingin menghadapi masalah lebih sulit lagi.




















