Aku menahan nafas dan kuperbaiki posisi kontolku karena terasa sangat tidak nyaman. Bokep Cina Aku berusaha menenangkan diriku, lalu aku pura-pura memanggil namanya lagi. Tapi hari ini pemandangan itu berubah, kulihat Pak Pardi hanya memakai celana kolor berwarna biru yang sudah hampir pudar warnanya.Perlahan aku dekati dan berusaha tak membuat suara. Persis kayak kita gini”
“Ah Pak Pardi, gila bener, aku jadi pengen ngecrot dengernya”
“Mas Win mau nggak kalo kapan-kapan bapak ajak ngocok bareng sama Atin?” tanya Pak Pardi sambil terus merancapiku.Aku tidak bisa menjawab pertanyaannya, hanya bisa melenguh enak dan kedua tanganku terangkat ke atas dan memeluk batang pisang yang kusandari.“Ahh.. Hari itu ayah bilang padaku untuk memberikan amplop pada Pak Pardi, tukang kebun yang berusia 40-an, berambut keriting tingginya mungkin sekitar 160 cm-an dan berbadan kekar dengan kulit kecoklatan terbakar matahari.




















