Tanpa berkata aku pun pergi meninggalkannya, seperti masih belum menerima keadaan ini.Setelah mandi ku nyalakan televisi, tdk lama setelah itu terdengar bunyi bel dari pintu depan, ternyata kedua orang tua kami datang berkunjung. “duduk sini,…deket gue” suara Putri terdengar saat kakiku mulai menginjak ruang tv.Sambil memegang sekaleng minuman dingin, perlahan kutempatkan tubuhku tepat disampingnya. Bokep Jilbab/Hijab Aku segera menuju westaffel untuk mencuci muka, kulihat waktu menunjukan pukul 03.00 pagi hari. Sepulang kantor kujemput Putri di kantornya kemudian kami makan malam di sebuah restoran dekat rumah kami, setelah itu kami pulang Sesampainya di rumah, kuputuskan untuk mandi dan langsung menonton tv.Jam menunjukan pukul 21.00 tetapi mataku sudah terasa berat, sambil menahan rasa kantuk kulangkah-kan kakiku menuju kamar, segera pintu kamar kubuka sedikit dan hendak masuk kedalamnya tetapi langkahku tertahan oleh sebuah pemandangan yg baru pertama kali ku lihat seumur hidup, lemari baju Putri terbuka, Putri sedang sibuk mencari-cari bajunya




















