Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Tomo mengajakku istirahat di kamar hotel. Aku senang sekali, karena Tomo telah mempersiapkan sebuah pesta ulang tahun untukku di sebuah hotel bintang 5. Bokep Thailand Tapi, aku tidak bergerak sedikit pun. Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. Tiba-tiba, Tomo menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Artis ya?”“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil.“Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Tomo Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit.Tomo mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar.“Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Setiap kali tubuh Tomo menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. Tomo masih menindihku dan mulai menciumi punggungku.“Hhhmm..




















