Semua seakan terjadi karena waktu yang tepat dan mungkin karena keberuntungan yang berpihak kepadaku karena banyak yang mengejarnya namun tak ada satupun yang diterimanya. Bokeb Janda kembang sebelah rumah yang sangat menggoda. Mau tahu kelanjutan ceritanya? Kadang-kadang juga disedot habis buah zakarku.., ough.., sesshh.Aku kaget, tiba-tiba tante menghentikan kegiatannya, dia pegangi k0ntolku sambil berjalan kemeja dagangan yang agak kesudut, tante Anin naik sambil nungging diatas meja membelakangiku, sebongkah pantat terpampang jelas didepanku kini.“Mas Rio.., berbuatlah sesukamu.., cepet mas.., cepet..!”Tanpa basa-basi lagi aku tarik CD-nya selutut.., woow.., pemandangan begini indah, mem3k dengan bulu halus yang tidak terlalu banyak. Tante Anin mempunyai usaha warung kecil-kecilan dan menyediakan kopi juga. Pikiran kotorku mulai kumat.“Malam gini kok belum tutup Tante..?”“Iya mas Rio, ini juga tante mau tutup, tapi mau pakek pakaian dulu?”“Ooohhh biar aku bantu ya tante, sementara tante berpakaian” katakuMasuklah aku ke dalam warung, kemudian menutup warung dengan rangkaian papan-papan.“Wah




















