Aku turut tersenyum dan meyakinkan kalau aku akan baik-baik saja. Aku mengelus kakiku itu dengan sedikit meringis.“Ya ampun, Lukas!” teriak seorang wanita yang langsung meletakkan vacuum cleaner-nya dan menghampiriku.Ia berjongkok dan memperhatikan kondisi diriku. Bokep Korea Nanti kalau makin parah, malah tambah nyusahin loh,” omelnya padaku.“Iya, Paman. Days of QuarantinoPROLOGUEPOV LukasDreettt… drettt…“Ughh!”Suara alarm dari ponselku berbunyi dan memutus jalannya mimpi indahku ini. Obatin tuh keseleo kamu. Tanteku sudah menyiapkan semua makanannya dan ia juga sudah makan duluan dariku. Perutku lebih sakit lagi karena menghantam anak tangga yang paling bawah. Setelah beberapa saat, barulah ia membuka matanya tersebut.“Tante! Padahal baru saja aku akan menggenggam tangan gebetanku Tania. Begadang mulu sih. Ah, bangsat!Aku membuka mataku dan menguceknya. Memikirkan itu, membuatku jadi tidak konsentrasi untuk makan. Sepiring nasi dengan ikan saus padang dan juga sambal rica-rica.“Lukas, maafin Tante ya soal yang tadi,” ucapnya di tengah makan kami.“Gak apa kok, Tan.




















