No info
Saat itulah Kak Jefri muncul. Pandanganku tiba-tiba berhenti di saf ke 4, dia pria yang kemarin, hari ini dia jauh lebih tampan lagi bila dilihat lebih dekat, wajahnya dihiasi janggut yang sering dicukur rapih dan menimbulkan warna biru keabu-abuan, kelihatan maskulin sekali, hidungnya juga sangat mancung dan matanya bersorot tajam. Bokep Jepang bisa kubayangkan kalau dia menciumiku, kalau saja dibelakangku ada matras, saya mau pingsan saja deh_saat itu khayalanku lagi terbang bebas_ sampai saat pikiranku lagi bertamasya, terdengar suara dari belakang memanggil namaku. Apa ada yang mengganggumu?”
“Ha! Wuih.. Mobilnya adalah Altis berwarna hitam, orang ini sudah pasti orang kaya. Pria itu terlihat sangat tampan diterpa cahaya lampu di atasnya. “Alex, kok belum pulang?” Tanyanya sambil mengeluarkan handuk putih dari tas sport-nya. rugi sendiri deh tidak jadi berterus terang, saya terlalu takut untuk mengatakannya? Emm..”
Jefri menatapku dengan agak bingung, “Kenapa Alex? Tapi tunggu dulu..





















