Tapi jangan marah kalo engga enak ya?”
Aku hanya bisa tertawa, dan membalas uluran tangannya sambil mencium sebelah pipinya mengucapkan selamat tahun baru. Dia hanya mengenakan celana pendek dan kaos menyambutku dengan celotehannya yang ramai. Bokep Hot Perayaan pun dimulai dan tiba tiba aku disadarkan oleh sebuah paduan suara merdu yang diiringi piano. Tapi di matanya aku bisa menangkap pesan dari Arry, dia menunjuk teras yang terbuka. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Aku ingin tampil sederhana dan seadanya. Mereka yang jauh dari keluarga saling berkumpul dan bersenang-senang sembari mencari kenalan baru. Dia menggesekkan kepalanya di dadaku, sambil mendesah manja. Kami tidak berhenti mengobrol tentang segalanya. Tidakk, dalam hati aku tidak ingin menjauhi pemuda itu.




















