Meski ingin menolak, tapi suara saya tidak keluar. Bokep Mom Semua itu saya lakukan, tanpa setahu Rio.Dan saya yakin Rio juga tidak tahu samasekali. Jadi, tidak ada yang membersihkan,” kata Karyo yang hanya pakai singlet dan kain sarung.Setelah berbasa basi dan minta maaf, Rio mengatakan kalau sepedamotor Pak Karyo sudah diserahkan anak buahnya ke salah satu bengkel besar. Tentang jabatan di kantor, tentang anak, tentang hari esok dan juga tentang ranjang.Bila sudah sampai tentang ranjang itu, seringkali pula saya membayangkan saya bergumulan habis-habisan di tempat tidur. Sore hari saya datang. Saya hanya bisa tersenyum masam sambil bilang terimakasih.Ketika Pak Karyo kemudian menawari minum di kantin, saya pun tidak punya alasan untuk menolaknya. Benar. Saya hanya diam.“Sekarang saja kita mulai pengobatannya,” ujarnya seraya membawa saya masuk kamarnya. Jari tangannya menari-nari di seputar perut saya. Usai tamat kuliah, saya bekerja pada salah satu perusahaan jasa keuangan di Solo.




















