Mr. Bokeb Aahh.. Pada awal perkawinan kami tidaklah demikian, namun 5 tahun belakangan ini yah begitulah. Oohh.. Aahh.. Kubuka bagian dada dari kebayanya. Dalam keremangan lampu kamar (kamar lampuku bisa disetel tingkat keterangannya sedemikian rupa) kulihat ada 2 manusia. Bau minyak rambut Pomade menyergap hidungku. Hal ini cukup membantu keseimbangan diriku sehingga tidak membuatku dilanda senewen. Ahhss.. Menurut saja. Gaya anjing rupanya dikenal juga oleh Si Tua ini. “Sudah sering kejadianya Mbok?” tanyaku. Yang penting bertenaga dan merangsek ke dalam. Menggeliat-geliat kayak cacing kepanasan si Mrs. Ke lehernya. Karena penerbangan yang kuambil adalah sore jam 6 dari Surabaya, maka masih sore pula sekitar jam 7.30 aku sudah mendarat dan lalu setengah jam kemudian dengan menggunakan jasa taksi. Keteknya dibiarkan berbulu, ah sensasional sekali. Mmass..”. Biasanya isteriku suka terpekik lalu menghambur ke pelukanku dan dibarengi dengan ciuman bertubi-tubi. Karmin akhirnya jebol juga pertahanannya.




















