Dia terhenyak sembari memegangi perutnya, kupergunakan peluang itu untuk lari ke arah pintu.Saya nyaris hingga di pintu keluar waktu badanku kembali tertarik ke belakang, rupanya Pak Bobby sukses meraih blazerku serta menariknya sampai lepas dari badanku, tidak lama kemudian saya telah ada didalam dekapannya kembali.“Bajingann..! XNXX Bokep Bebaskan saya..! ” jawabku sopan.Pak Bobby lalu memajukan sebagian pertanyaan kepadaku, sembari kadang-kadang bertanya kondisi beberapa pegawai di kantor pusat. ” bentaknya meneror sembari mempererat pelukannya pada badanku.Saya selalu meronta sembari memukulkan ke-2 tanganku ke atas pundaknya, berupaya melepas diri dari dekapannya, tapi Pak Bobby selalu menghimpitku dengan erat, nafasku hingga tersengal sengal karna tertekan oleh badannya. jeritku menahan sakit waktu kemaluannya mulai melesak masuk kedalam liang vaginaku.Kuangkat punggung serta ke-2 lututku, hindari hunjaman batang penisnya, tapi Pak Burhan selalu menahan badanku, memaksaku untuk tetaplah membungkuk.















