Kemudian dia duduk di pinggir ranjangku sambil melihat adegan-adegan yang masih saja berlangsung di layar TV. Bokeb Kami berciuman nikmat sekali, kemudian ia mencium leher dan dadaku, sambil mengelus ketiak dan punggungku. “Eh DJ, aku mo dipinjemin yang mana nih?” tanyaku. Trus, kamu nggak boleh ikut soalnya kamu nggak libur.”
“Ooo soal itu”, kata Aryo. Reza mencibir, “Biarin”, katanya. Sepertinya dia menikmati filmnya, pikirku. Aryo keliatan sedikit bingung, tapi kebingungannya hanya sesaat karena ia sibuk mengamati kamar DJ yang aneh itu sambil melihat-lihat koleksi kasetnya.“Heh denger ya, itu tuh anak Ibu Kost saya! “Bukan, ah kamu ini, Den. Sepertinya dia menikmati filmnya, pikirku. Mata Aryo terus saja mengikuti film yang sedang diputar tanpa berkedip. Aryo tidak menghiraukanku. “Gini lho Aryo, ‘ntar malam Mama ke Palembang sama Papa kamu. “Bukan, ah kamu ini, Den. Sepertinya dia menikmati filmnya, pikirku. “Ada apaan nih Ma?




















