Bukankah Mas Iky sudah berjanji akan menikahi Sienny?”“Iya.. Sudah pasti dan otomatis pula aku semakin dapat menikmati wajah ganteng yang rada basah akibat guyuran hujan tadi. Bokep India Kamu mau mencintaiku kan..?” Aku terdiam tak mampu menjawab sepatah katapun.Mas Iky menyeka butiran air bening di sudut mataku, lalu mencium pipiku. Kepala Wawan rebahan di susu Desi dan kemudian tidur terlentang di sisi Desi. Tangannya terus saja menggerayangi sekujur tubuhku. Aku melakukannya di sana dengan penuh gejolak di bawah guyuran air mandi, dengan lumuran busa sabun di sana-sini yang rasanya membuatku semakin saja menikmati sebuah rasa tanpa batas tentang kenikmatan.Walau setiap kali usai melakukan hal itu dengan Mas Iky, aku selalu dihantui oleh sebuah pertanyaan yang itu-itu lagi dan dengan mudah mengusik benakku: “Bagaimana jika aku hamil nanti? nggak tahu deh, Mas.”Kata-katanya itu yang hingga saat ini membuatku selalu gelisah. Tetapi karena niatku untuk bekerja memang sudah tidak bisa




















