Mulai inilah aku setiap hari selalu berkumpul dengan Amar dan istrinya dan anak perempuannya yang masih kecil, sekitar 6 tahunan. Aku mengambil jaketku dan aku dudukan Dina diatas jaketku, aku menidurkan Dina. Vidio Bokep Kemudian aku menenangkannya pikiran Dina, aku berniat mengajaknya tour club motor untuk sekedar mencari hiburan agar Dina sendiri tidak suntuk dirumah terus tanpa hiburan. Akhirnya setelah kami agak merasa tenang akupun melanjutkan perjalanan, dan dalam perjalanan aku mengobrol dengan Dina. “Maaf ya Ta, tadi mau nabrak”
“gak papa kok mas, yang penting kangak nabrak”
“Iyha siiih tapi aku gak enak sama kamu, karena kamu jadi kaget dan takut”
“gak papa kok mas, sekarang udah gak deg deg’an lagi kok”
“Eeeehhh maaf ya mas tadi aku gak sengaja pegangnya” ucap Dina
“Aaahhh gak papa kok Ta, aku malah seneng kali jika kamau pegang beneran” jawabku sambil ketawa
“Aaahh mas Burhan bisa aja, nanti bisa gawat kalau aku pegang senjata mas,hehe” ucap




















