Kalau memang bisa, pasti saya bantu.””Bapak nggak keburu pulang ’kan?”Kulirik jam di dashboard, jam 2 lewat 5 menit. Vidio Sex Dia menatapku dengan ekor matanya, kemudian tersenyum. Payudaranya yang putih terlihat semakin mengkilap karena keringat yang menempel di permukaannya.Kuberikan air putih dingin di tanganku kepadanya. Terima kasih, pak. Sebagai salam perpisahan kita.” sahutnya nakal sambil melempar senyum serta melirikkan matanya kepadaku, seperti menanti reaksiku. Tanda tanya masih tetap bergelayut di pikiranku.***Dua hari setelah itu, di tempat yang sama, perempuan yang sama.”Selamat malam, bu.” senyumku mengembang, berusaha menyapanya ramah. Kujilat dan kusedot putingnya habis-habisan. Enak banget! Aku sudah tidak ingat lagi akan keberadaan anak istriku di rumah, bayangan mereka seakan lenyap. Kenapa tidak menyadari itu dari dulu.” dia melenguh, antara menyesali nasib dan gesekan ujung penisku pada bibir kemaluannya.”Nggak semua laki-laki seperti itu, mbak. Aku memutuskan untuk berhenti bicara.




















