Lalu aku ingin tahu apa yang mereka perbuat. Bokep SMA Nampaknya meraka sudah tak perduli lagi kepada sekelilingnya. Nampaknya mereka sangat buru-buru. Aku pun pamit minta diri. Benar kecurigaanku terbukti. AKu berjalan menegndap mendapatkannya. Ingin aku mendekati Tini dan menyetubuhinya. Mereka adalah tetanggaku. “Ibunya bagaimana?” tanyaku. Dia tersenyum. Mungkin makanan untuk ibunya. Habis Kang Gimun mau cepat sih…” kata Tini. Tini naik ke pangkuan Gimun yang bersandar id pohon besar yang ada cekungannya, hingga mereka seperti tersembunyi. Makin lama, gerakan Tini semakin cepat dan Gimun mengimbanginya dari bawah. Aku dengar, ibunya mau mengantar pulang rantang dan piring bekas makan. Apakah mereka mencuri atau ingin membuat sesuatu keonaran? Tapi waktu masih banyak dan aku lebih baik mengintai Gimunh dan ibunya saja. Habis Kang Gimun mau cepat sih…” kata Tini.




















