Days of QuarantinoPROLOGUEPOV LukasDreettt… drettt…“Ughh!”Suara alarm dari ponselku berbunyi dan memutus jalannya mimpi indahku ini. Kuhapus semua kotoran-kotoran yang menempel di mataku. Bokep Tanteku sudah menyiapkan semua makanannya dan ia juga sudah makan duluan dariku. Menaiki tangga dengan perlahan sambil menahan sakit, akhirnya aku bisa sampai ke lantai atas dengan selamat.Sesampainya di kamarku, aku langsung mengganti kaos tidurku dengan kemeja yang formal. Maka kulanjutkan santapanku ini hingga habis.Selesai mencuci piringku, aku langsung bergegas untuk kembali ke kamarku dan mengerjakan tugas yang diberikan dosenku kemarin. Nanti kalau makin parah, malah tambah nyusahin loh,” omelnya padaku.“Iya, Paman. Dia pandai mijit kok, iya kan, Sayang?”Tanteku hanya tersenyum mendengar pujian dari pamanku.




















